1. Kesalahan pada data link
layer
Deteksi kesalahan
Strategi pertama menggunakan kode-kode pengkoreksian error (error-correcting codes) dan strategi kedua menggunakan kode-kode pendeteksian error (error-detecting codes). Ketika penerima melihat codeword yang tidak valid, maka penerima dapat berkata bahwa telah terjadi error pada tranmisi (Codeword Hamming). Salah satu kode pendeteksian yang digunakan adalah kode polynomial/cyclic redundancy code (CRC).
Probabilitas dari koreksi kesalahan (P3) adalah 0, diasumsikan bahwa probabilitas dari error bit (Pb) adalah konstan untuk setiap bit yang dapat dinyatakan dalam :
Gambar prinsip deteksi error (kesalahan
Strategi pertama menggunakan kode-kode pengkoreksian error (error-correcting codes) dan strategi kedua menggunakan kode-kode pendeteksian error (error-detecting codes). Ketika penerima melihat codeword yang tidak valid, maka penerima dapat berkata bahwa telah terjadi error pada tranmisi (Codeword Hamming). Salah satu kode pendeteksian yang digunakan adalah kode polynomial/cyclic redundancy code (CRC).
Probabilitas dari koreksi kesalahan (P3) adalah 0, diasumsikan bahwa probabilitas dari error bit (Pb) adalah konstan untuk setiap bit yang dapat dinyatakan dalam :
Gambar prinsip deteksi error (kesalahan
2. IEEE Lapisan Mac 48-bit
Adressing
MAC Address (Media Access Control
Address) adalah sebuah alamat jaringan yang diimplementasikan pada lapisan
data-link dalam tujuh lapisan dalam model layer OSI , yang merepresentasikan
sebuah node tertentu dalam jaringan. Dalam sebuah jaringan berbasis Ethernet,
MAC address merupakan alamat yang unik yang memiliki panjang 48-bit (6 byte)
yang mengidentifikasikan sebuah komputer, interface dalam sebuah router, atau
node lainnya dalam jaringan. MAC Address juga sering disebut sebagai Ethernet
address, physical address, atau hardware address.
MAC address
memang harus unik, dan untuk itulah,
Institute of
Electrical and Electronics Engineers (IEEE) mengalokasikan blok-blok dalam
MAC address. 24 bit pertama dari MAC address merepresentasikan siapa pembuat
kartu tersebut, dan 24 bit sisanya merepresentasikan nomor kartu tersebut.
Setiap kelompok 24 bit tersebut dapat direpresentasikan dengan menggunakan enam
digit bilangan heksadesimal, sehingga menjadikan total 12 digit bilangan
heksadesimal yang merepresentasikan keseluruhan MAC address. Berikut merupakan
tabel beberapa pembuat kartu jaringan populer dan nomor identifikasi dalam MAC
Address.
IEEE adalah
sebuah organisasi profesi nirlaba yang terdiri dari banyak ahli di bidang
teknik yang mempromosikan pengembangan standar-standar dan bertindak
sebagai pihak yang mempercepat teknologi-teknologi baru dalam semua aspek dalam
industri dan rekayasa (engineering), yang mencakup telekomunikasi,
jaringan komputer, kelistrikan, antariksa, dan elektronika.
3. Transparan bridging , switching operasi dan pemecahan
masalah
Ciri khusus dari jaringan itu
adalah menggunakan protokol yang sama. Manfaat adanya bridge juga meningkatkan
kinerja jaringan karena dapat mengatur trafik jaringan dalam segmen yang kecil.
Dibandingkan dengan router bridge mempunyai kecepatan yang lebih tinggi.
Beberapa
jenis bridge telah membuktikan pentingnya perangkat ini di dalam
jaringan. Transparent bridging ditemukan pertama kali di dalam
lingkungan Ethernet dan source-route bridging dalam lingkungan token
ring. Translational bridging menyediakan penerjemahan antara format
dan transmisi antar lingkungan yang berbeda (umumnya antara Ethernet dan Token
Ring). Terakhirsource-route transparent bridging mengkombinasikan
algoritma dari transparent bridging dan source-route bridging untuk memudahkan
bridging dalam lingkungan campuran Ethernet dan Token Ring.
Saat ini
teknologi switch menjadi solusi tambahan dan komplemen, bahkan
pengganti lingkungan bridging. Implementasi switch sekarang telah mendominasi
dibandingkan dengan penggunaan bridge. Teknologi switch memberikan
kinerja throughput yang superior, kepadatan port yang lebih tinggi,
biaya yang rendah per port dan fleksibilitas yang lebih tinggi, selain itu
teknologi switch memberikan suatu solusi komplemen di dalam teknologi
routing.
4. Switch sebagai multiport jembatan
Switch jaringan (atau switch untuk singkatnya)
adalah sebuah alat jaringan yang melakukan bridging transparan
(penghubung segementasi banyak jaringan dengan forwarding berdasarkan alamat
MAC). Switch mengacu pada multi-port jembatan jaringan yang
proses dan rute data pada data link layer (lapisan 2) dari model
OSI . Switch mengolah data tambahan pada lapisan
jaringan (lapisan 3) .
Switch dikatakan sebagai multi-port bridge karena
mempunyai collision domain dan broadcast domain
tersendiri, dapat mengatur lalu lintas paket yang melalui switch jaringan. Cara
menghubungkan komputer ke switch sangat mirip dengan cara menghubungkan
komputer atau router ke hub. Switch dapat digunakan
langsung untuk menggantikan hub yang sudah terpasang pada jaringan.
Switch jaringan dapat digunakan sebagai penghubung komputer atau
router pada satu area yang terbatas, switch juga bekerja pada
lapisan data link, cara kerja switch hampir sama seperti bridge,
tetapi switch memiliki sejumlah port sehingga sering dinamakan multi-port
bridge.
Switch ada untuk berbagai jenis jaringan termasuk Fibre
Channel , Asynchronous Transfer
Mode , InfiniBand , Ethernet dan
lain-lain. switch Ethernet Pertama diperkenalkan
oleh Kalpana pada tahun 1990.
Perangkat yang memiliki interkoneksi pada layer 3 secara tradisional
disebut router , sehingga lapisan-3 switch juga dapat dianggap
sebagai (relatif primitif) router.
Dimana ada kebutuhan untuk banyak analisis kinerja jaringan dan
keamanan, switch dapat dihubungkan antara router WAN sebagai tempat untuk modul
analitik. Beberapa vendor menyediakan firewall ,
jaringan deteksi intrusi , dan kinerja modul analisis yang
dapat ditancapkan ke port switch.
Ada beberapa jenis Switch yang beredar di pasaran, yang bekerja
di Layer 2 dan Layer 3 pada lapisan OSI.
DAFTAR PUSTAKA
faisal, a. (2016, agustus). Pemecahan
Masalah Data Link Layer LAN. Retrieved 8 10, 2016, from Pemecahan Masalah
Data Link Layer LAN:
http://brainware-komputer.blogspot.co.id/2016/08/pemecahan-masalah-data-link-layer-lan.html
KURNIAWAN, D. I. (2016, August
3). dadanginzakurniawan. Retrieved agustus 10, 2016, from Pemecahan
Masalah Data Link Layer LAN:
http://dadanginzakurniawan.blogspot.co.id/2016/08/pemecahan-masalah-data-link-layer-lan.html
Mayori, F. Y. (2016, agusts). Advertisement.
Retrieved agust 10, 2016, from Pemecahan masalh data link layer LAn:
http://fandhijulianerfolg.blogspot.co.id/2016/08/pemecahan-masalh-data-link-layer-lan.html
shammi, n. (2013, september 30).
Perangkat Jaringan. Retrieved agustus 10, 2016, from Perangkat Jaringan:
https://nabilashammi.wordpress.com/2013/09/20/perangkat-jaringan/
wahyuni, s. (2015, oktober 09). blogku.
Retrieved agustus 10, 2016, from IEEE Lapisan Mac 48-bit Adressing:
http://sriblogku.blogspot.co.id/2015/10/ieee-lapisan-mac-48-bit-adressing.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar